Java Vs Kotlin

Di artikel sebelumnya saya telah membahas tentang Android Studio yang sudah support dengan Kotlin, kali ini saya akan memberikan beberapa contoh dalam penulisan kode Java Vs Kotlin, berikut beberapa contohnya :

 

1. Kotlin menawarkan kode yang lebih ringkas tanpa findViewById

Membandingkan class Java dan class Kotlin melakukan suatu pekerjaan yang sama, class Kotlin pada umumnya akan jauh lebih ringkas, Kotlin dapat mengurangi jumlah kode boilerplate yang perlu kamu tulis. Ekstensi Kotlin memungkinkan mengimpor referensi layout ke dalam activity atau fragment yang digunakan, dan pada saat itu kamu dapat menggunakan id dari layout tersebut  tanpa perlu menulis lagi metode findViewById.

CLASS JAVA
TextView text = (TextView) findViewById(R.id.textView); 
text.setText("Hello World");
CLASS KOTLIN
textView.text = "Hello World"

Seperti contoh di atas, dengan Kotlin kita dapat menulis kode dengan lebih ringkas tanpa perlu menulis findViewById.

 

2. Kotlin menawarkan kode yang lebih ringkas dalam pembuatan model

Dalam pembuatan model sebuah data di dalam Java kita perlu menuliskan getter dan setter satu per satu, dengan Kotlin secara otomatis kamu akan mendapatkan getter dan setter yang dibutuhkan tersebut.

CLASS JAVA
 
public final class Person {
    private String name;
    private int age;
    private float height;

    public Person(String name, int age, float height) {
        this.name = name;
        this.age = age;
        this.height = height;
    }

    public Person(String name, int age) {
        this.name = name;
        this.age = age;
        this.height = 1.8f;
    }

    public String getName() {
        return name;
    }

    public void setName(String name) {
        this.name = name;
    }

    public int getAge() {
        return age;
    }

    public void setAge(int age) {
        this.age = age;
    }

    public float getHeight() {
        return height;
    }

    public void setHeight(float height) {
        this.height = height;
    }
}
CLASS KOTLIN
 data class Person(var name: String, var age: Int, var height: Float = 1.8f) 

 

3. Bekerja dengan collection dengan lebih ringkas

Sering kali kita perlu melakukan operasi dengan collection data model, berikut salah satu contoh penambahan data pada collection.

CLASS JAVA
ArrayList<Student> students = new ArrayList<Student>(){{ 
        students.add(new Student("John", 21));
        students.add(new Student("Julia", 22));
        students.add(new Student("Matt", 23));
        students.add(new Student("Katie", 20));
        students.add(new Student("Dan", 20));
}};
CLASS KOTLIN
var students = listOf(Student("John", 21), 
                     Student("Julia", 22), 
                     Student("Matt", 23),
                     Student("Katie", 20), 
                     Student("Dan", 20))

 

Dari contoh-contoh di atas terlihat jelas jika penulisan kode dalam Kotlin lebih ringkas, jika ingin belajar lebih lanjut dalam penggunaan Kotlin kamu bisa menggunjungi website resminya di Kotlinlang.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *